close

Event

DCDC x Beside – “A Journey To Wacken Metal Battle 2017, Germany” Perilisan DVD Sekaligus Perayaan Ulang Tahun Beside ke-21

Mei 1997, di tengah komunitas musik yang menjadi rumah untuk puluhan band ekstrim; Ujung Berung Rebel, hadir sebuah band bernama Beside. Sebuah band yang diciptakan dengan modal mimpi dan cita-cita, berbekal loyalitas pada musik yang kemudian melebur menjadi identitas mereka: metal. Bukan perkara mudah untuk bisa tumbuh dalam segala keterbatasan, dalam sebuah dunia di mana hanya yang terkuat yang dapat bertahan. Beside menjadi salah satu yang terus menampakan diri ke permukaan, menggerus segala macam tantangan hingga mampu tetap hidup dan semakin kuat. Terlepas dari dinamika yang harus dihadapi, Beside tetap keras kepala untuk maju dan berkarya. Ratusan panggung di Indonesia mereka jajal, hingga akhirnya invasi mereka meluas hingga kawasan Asia Tenggara.

Di tahun 2017, Beside meraih pencapaian terbesar dalam sejarah mereka. Beside terpilih untuk mewakili Indonesia setelah melalui seleksi ketat dalam sebuah kompetisi berskala nasional, Wacken Metal Battle Indonesia 2017. Acara yang diselenggarakan oleh DjarumCoklatDotCom (DCDC), ATAP Promotions dan The Metal Rebel, Swedia ini bertujuan untuk memilih satu band untuk bertanding di kancah internasional, Wacken Metal Battle, Jerman, sub-program dari salah satu festival heavy metal terbesar di dunia, Wacken Open Air. Lewat prestasi ini, Beside menjadi band pertama dari Indonesia yang bertanding di Wacken Metal Battle, Jerman.

Beside

Di bawah bendera DCDC Dream World, Beside menginjakkan kaki di Eropa untuk pertama kalinya, di tanah suci metal heads dunia. Di tempat itu lah, Beside kembali terjun ke medan tempur dan bertanding melawan puluhan band terpilih dari negara masing-masing. Momen monumental sekaligus bersejarah ini adalah saat penting, tidak hanya untuk Beside tapi juga untuk ranah musik ekstrim Indonesia. Momen ini juga bukan hanya pembuktian akan ambisi, tapi juga perwujudan mimpi dan jawaban atas segala stigma terhadap Beside dan ranah musik ekstrim pada umumnya. Di panggung ini, Beside seolah mengklaim bahwa metal juga milik Indonesia, bukan sekadar pembuat ranah musik tanah air menjadi paripurna.

Perjalanan Beside hingga dapat tampil di Wacken Metal Battle, Jerman dirangkum dalam sebuah film dokumenter yang dicetak dalam format DVD bertajuk “A Journey To Wacken Metal Battle 2017 Germany”. Lewat film dokumenter ini, Beside berharap bahwa semangat dan kerja keras mereka bisa menginspirasi banyak pihak untuk terus mewujudkan dan mengejar mimpi. Film dokumenter ini juga didedikasikan untuk para Exterminator, gerombolan yang selalu ada di barisan terdepan, di manapun Beside berada.

Perilisan DVD ini akan dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2018. Kembali bekerja sama dengan DjarumCoklatDotCom (DCDC), perilisan DVD “A Journey To Wacken Metal Battle 2017 Germany” digelar dalam format movie screening di Spasial, Jalan Gudang Selatan Nomor 22, Bandung. Gelaran ini juga bernilai lebih untuk Beside, karena ini juga merupakan momen perayaan atas ulang tahun Beside yang ke-21, usia yang memperlihatkan kematangan dan konsistensi dari sebuah band bawah tanah.

Selain menayangkan dan merilis film dokumenter, Beside juga akan tampil secara live. Beside akan mengundang kawan-kawan yang tumbuh bersama di Ujung Berung, seperti True Megabenz (Burgerkill), Lord Butche (The Cruel) dan DJ E-One Cronik. Gelaran DCDC x Beside “A Journey To Wacken Metal Battle 2017 Germany” dapat dihadiri dengan membeli tiket dalam dua periode: pre-sale dan on-the-spot, sudah termasuk DVD. Tiket pre-sale bisa didapatkan secara online melalui DCDC Passport (passport.djarumcoklat.com) atau secara offline di Chronic Rock dan Beside Merch seharga Rp50.000,-. Sementara tiket on-the-spot bisa didapatkan seharga Rp75.000,-.

read more

Distorsi Malam kembali digelar dipenghujung tahun

Sejak pertama kali digelar pada awal bulan Oktober lalu, Distorsi malam telah bergulir dengan mengusung konsep hiburan yang memiliki nilai kebersamaan antar musisi, penikmat hingga penggiat industri musik keras serta memberikan sebuah forum interaktif di beberapa sesi yang menjadi bagian dari acara tersebut.

Lewat ide dan kerja sama Airlangga Production dengan Grand charly TMII acara Distorsi Malam tergagas dan dilaksanakan pada setiap bulannya. Dengan menggandeng beberapa media musik keras lokal, merch hingga komunitas diharapkan acara ini bisa menjadi sebuah wadah baru bagi mereka baik musisi, penikmat dan pelaku industri musik keras lainnya untuk bisa berbagi informasi dan promosi karya-karya yang ada.

Menurut Nakem yang mewakili Airlangga Production selaku penggagas dan juga pelaksana, acara ini bisa diikuti oleh siapa pun dan sangat terbuka untuk band-band yang sedang progres dalam berkarya.
“Acara Distorsi malam ini memang diperuntuk sebagai wadah bersilaturahmi serta promosi karya bagi mereka yang memiliki karya, siapa aja bisa ikut silahkan kontak kami” ujar Nakem saat menjelaskan visi misi dari Distorsi malam.

Program acara yang dibawakan oleh Allay error ini telah memasuki edisi ke 3 dipenghujung tahun 2018 nanti setelah sebelumnya di edisi pertama dan kedua menghadirkan band-band cadas dan juga beberapa musisi yang menjadi nara sumber diantara Adhytia perkasa (Siksa kubur) dan Alan musyfia (Hellcrust).

Selain beberapa nara sumber, nama-nama musisi seperti Andre tiranda (Siksa kubur), Ezra simanjuntak (Zi factor & The Rock Campus) juga sempat datang untuk bersilaturahmi dan larut dalam kebersamaan bersama para penikmat musik keras yang datang di acara tersebut.

“Harapannya acara ini bisa terus terealisai dan terselenggara terus menerus setiap bulannya, tentunya dengan partisipasi kita semua untuk membuat acara ini bisa terus ada” tambah Nakem sebelum menutup perbincangan dengan team IRS Media saat berlangsungnya edisi kedua dari Distorsi malam.

read more

“Grasping The World” di Kota Sukabumi liar terkendali

Sukabumi Endeur “Grasping The World” yang terselenggara pada hari Sabtu (27/10) di stadion Suryakencana kota Sukabumi sukses berjalan lancar. Kehadiran dan aksi panggung band-band cadas Indonesia ternyata mampu menarik animo penonton yang datang bukan hanya dari kota Sukabumi dan sekitarnya.

Acara dibuka oleh penampilan band-band lokal ditambah beberapa diantaranya dari kota-kota lainnya seperti Jasad, Asphyxiate, Momonon dan Rosemary. Yang paling menjadi incaran dan ditunggu-tunggu adalah penampilan band slam death metal asal California USA yaitu Cephalotripsy.

Cephalotripsy sendiri merasa kagum akan crowd Sukabumi Eundeur yang begitu banyak dan dipadati oleh ribuan penonton yang datang hanya untuk menyaksikan show Cephalotripsy di Sukabumi Eundeur “Grasping The World” dan ini merupakan gelaran rangkaian tour Asia mereka yang terbesar.

Ungkapan tersebut mereka sampaikan sesaat setelah mereka turun panggung dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat di Sukabumi Eundeur dan Slamman booking Asia selaku agency juga bagi para pecinta musik slam death metal Indonesia khususnya di kota Sukabumi.

Melalui A. Rivana selaku motor dari terselenggaranya Sukabumi Eundeur memberikan penghormatan luar biasa terhadap semua pihak mendukung acara tersebut seperti magnumotion official, vendor, media partner, imigrasi, POLRI, Pemkot Sukabumi, dan pengisi acara di festival open air Sukabumi Eundeur.

“Terima kasih kepada pihak yang sudah terlibat seperti magnumotion official sponsor, vendor, media partner, imigrasi, polri, institusi pemerintah sukabumi, band-band nasional yang sudah mengisi festival open air sukabumi eundeur dan metalhead indonesia yang sudah rela menyisihkan uangnya utk beli tiket hanya untuk liat SUKABUMI EUNDEUR dan festival ini saya di dedikasikan untuk almarhum ayah saya yang baru beberapa minggu yang lalu meninggal dunia, mungkin apabila almarhum menyaksikan festival ini saya rasa beliau akan senang” ungkapnya saat mengutarakan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat di Sukabumi Eundeur tahun ini.

Akan seperti apa dan bagaimana Sukabumi Eundeur ditahun-tahun berikutnya? Kita tunggu saja ide-ide gila yang akan dipersembahan oleh mereka tahun depan.

read more

Sejumlah Band “Bawah Tanah” Bakal Getarkan Rockin Jakarta

Sejumlah band “bawah tanah” era 1990-an akan unjuk gigi di atas pentas yang sama pada 2 Desember mendatang. Sebut saja PAS Band, Burgerkill, Siksa Kubur, Tipe-X, North Batavia, Toilet Sound, EsCoret, Sarcatics dan banyak lainnya akan menggetarkan panggung Anco Beach City, Jakarta Utara.

Bukan tanpa alasan acara ini digeber oleh sang penggagas acara, Adjie Rimbawan. Menurutnya, acara ini berawal dari ide untuk membuat pagelaran music underground yang menampilkan band-band lawas era akhir 1990-an.
“Sangat berharap anak muda millenial kekinian mengetahui bahwa pernah ada era komunitas anak muda kreatif. Bermusik dari/untuk mereka, yaahhh komunitas underground. Pada zamannya kegandrungan akan music ekspresif menjadi sebuah tren,” papar Adjie.
Selain nama-nama band yang telah disebut di atas, acara yang diberi tajuk “Rockin Jakarta” ini juga akan disemarakkan oleh 10 band yang akan melalui jalur audisi dan ditambah band “bawah tanah” kekinian, yakni Kudeta (Vicki Prasetya) dan Denied, yang dimotori drummer band Tengkorak, Donni.

Audisi untuk meramaikan Rockin Jakarta pun terbuka untuk umum, jadi siapapun bisa mendaftar dengan hanya membeli lima lembar tiket acara. “Kriteria jenis musiknya bebas, namun lebih diutamakan underground, seperti ska, metal, hardcore, grunge, indies dll,” terang Adjie.
Bukan hanya bisa tampil di panggung Rockin Jakarta, band yang lolos audisi nantinya juga akan bisa memperoleh tambahan ilmu melalui coaching clinic yang dimentori player band kenamaan.

“Mari kita bermemori ria yang berdinamika di akhir era 1990-an,juga buat anak muda millenial bahwa pernah ada band-band yang lahir darikalangan mereka,” pungkas Adjie, yang juga bertindak sebagai project leaderCIKS Pro.
Sementaraitu, sebagai bentuk rasa kepedulian sosial, CIKS Pro akan mendonasikan sebagianhasil dari penjualan tiket untuk korban bencana alam di Donggala, Mamuju, KotaPalu serta Lombok.

News (Ekka)

read more